Showing posts with label Misteri Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Misteri Indonesia. Show all posts

Wednesday, April 25, 2018

Misteri Penemuan Benteng Besar Di Dasar Laut Papua

Misteri Penemuan Benteng Besar Di Dasar Laut Papua

Misteri Penemuan Tembok Besar Menyerupai Benteng Di Dasar Laut Papua

Seputar Misteri 77 - Papua yaitu satu provinsi terluas di Indonesia dengan luas 808. 105 Km persegi yang termasuk juga pulau paling besar ke-2 didunia.
Pulau Papua dengan keaneka ragaman alamnya yang masih tetap alami nyatanya menaruh Misteri yang begitu menarik dengan diketemukannya satu Tembok Lurus dilepaskan pantai sisi utara dari pulau besar ini diprediksikan ada susunan bagunan serupa “beteng” (pemula : benteng) dengan panjang 110 Km dengan ketinggian 1860 mtr. dan lebar 1700 mtr..

Bila diliat dengan cermat susunan ini lebih serupa “dinding” atau “tembok” karna strukturnya yang lurus memanjang dengan prima selama 110 Km.

Bila ini benar, terang bangunan begini tidak di buat oleh peradaban manusia mengingat bangunan di era moderen ini saja seperti Menara Dubai tingginya baru menjangkau 800 mtr. sedang dinding yang diketemukan disamping utara Pulau Papua menjangkau tinggi 1860 mtr..

Susunan ini ada di Laut Terlepas tidak jauh dari Ibukota Papua, Jayapura. Untuk sesaat penemuan misterius ini diberi nama Jayapura Wall atau Tembok Jayapura.
Dengan memakai Google Maps, Koordinat benteng menarik itu tampak pada Samudra Pasifik, Sisi Utara Pulau Papua pada 1°59’46. 9”S serta 141°29’24. 6239”E

Papua yaitu pulau paling besar ke-2 didunia. Pada sekitaran Th. 200 M, pakar Geography bernama Ptolamy mengatakannya dengan nama LABADIOS. Pada akhir th. 500 M, pengarang Tiongkok bernama Ghau Yu Kua berikan nama TUNGKI, serta pada akhir th. 600 M, Kerajaan Sriwijaya mengatakan nama Papua dengan memakai nama JANGGI.

Tidore berikan nama untuk pulau ini serta penduduknya jadi PAPA-UA yang telah beralih dalam sebutan jadi PAPUA. Pada th. 1545, Inigo Ortiz de Retes berikan nama NUEVA GUINEE serta ada pelaut beda yang berikan nama ISLA DEL ORO yang berarti Pulau Emas. Robin Osborne dalam bukunya, Indonesias Secret War : The Guerilla Struggle in Irian Jaya (1985), menjuluki propinsi paling timur Indonesia ini jadi surga yang hilang.

Misteri Tembok Raksasa Di Laut Papua

Tidak di ketahui apakah pada peradaban kuno sebelumnya masehi di Papua sudah ada kerajaan. Mungkin saja jaman dulu sudah ada peradaban maju di Papua. Pada suatu konferensi mengenai lampu jalan serta lalulintas th. 1963 di Pretoria (Afrika Selatan), C. S. Downey menyampaikan mengenai satu pemukiman terisolir di dalam rimba lebat Pegunungan Wilhelmina (Peg. Trikora) di Sisi Barat New Guinea (Papua) yang mempunyai system penerangan maju.

Beberapa pedagang yang dengan sulit payah sukses menembus masuk ke pemukiman ini bercerita kengeriannya pada sinar penerangan yang begitu jelas benderang dari “beberapa bulan” yang berada di atas tiang-tiang disana. Bola-bola lampu itu terlihat dengan aneh bercahaya sesudah matahari mulai tenggelam serta selalu menyala selama malam sehari-hari. Kita tidak paham juga akan kebenaran cerita ini tapi bila benar itu adalah hal yang mengagumkan serta mesti selalu diselidiki.

Papua sudah di kenal juga akan kekayaan alamnya mulai sejak dahulu. Pada era ke-18 Masehi, beberapa penguasa dari kerajaan Sriwijaya, kirim persembahan pada kerajaan China. Didalam persembahan itu ada banyak ekor burung Cendrawasih, yang diakui jadi burung dari taman surga yang disebut hewan asli dari Papua.

Dengan armadanya yang kuat Sriwijaya berkunjung ke Maluku serta Papua untuk memperdagangkan rempah – rempah, wangi – wangian, mutiara serta bulu burung Cenderawasih. Pada jaman Kerajaan Majapahit beberapa daerah di Papua telah termasuk juga dalam lokasi kekuasaan Majapahit. Pada era XVI Pantai Utara hingga Barat daerah Kepala Burung hingga Namatota (Kab. Fak-fak) disamping Selatan, dan pulau – pulau di sekelilingnya jadi daerah kekuasaan Sultan Tidore.

Misteri Di Dasar Laut Papua

Tanah Papua begitu kaya. Tembaga serta Emas adalah sumber daya alam yang begitu berlimpah yang ada di Papua. Papua populer dengan produksi emasnya yang paling besar didunia serta beragam tambang serta kekayaan alam yang demikian berlimpah.

Papua juga disebut-sebut jadi surga kecil yang jatuh ke bumi. Papua adalah surga keanekaragaman hayati yang tersisa di bumi sekarang ini. Pada th. 2006 dikabarkan satu tim survey yang terbagi dalam penjelajah Amerika, Indonesia serta Australia membuat peninjauan di beberapa daerah pegunungan Foja Provinsi Papua Indonesia.

Disana mereka temukan satu tempat ajaib yang mereka namakan “dunia yang hilang”, serta “Taman Firdaus di bumi”, dengan melihat beberapa puluh type burung, kupu-kupu, katak serta tumbuhan yang belum juga sempat terdaftar dalam histori. Bila dikelola dengan baik, orang Papua juga dapat lebih makmur dengan kekayan alam yang melimpah itu.

Sunday, April 22, 2018

Misteri Cinta Dibalik Patung Roro Jonggrang, Candi Prambanan

Misteri Cinta Dibalik Patung Roro Jonggrang, Candi Prambanan

Misteri Patung Roro Jonggrang Di Candi Prambanan

Seputar Misteri - Patung roro jonggrang di candi prambanan yaitu satu diantara narasi waktu dulu di Indonesia. Bukan hanya narasi, peninggalan-peninggalan sisa kerajaan waktu dulu juga masih tetap dapat Anda jumpai sekarang ini.

Seperti candi Borobudur yang sangatlah populer serta pernah jadi satu diantara keajaiban dunia. Ada pula candi prambanan yang mempunyai legendanya sendiri..

Sudah pasti masih tetap ada semakin banyak sekali lagi peninggalan waktu dulu yang tersembunyi yang belum juga di ketahui oleh Masyatakat Indonesia. Ini semuanya adalah kekayaan Indonesia yang tersembunyi.

Satu diantara Salah satu legenda yang populer yaitu patung Roro Jonggrang di candi Prambanan. Tersebut penyebabnya Candi Prambanan juga seringkali dengan nama Candi Roro Jonggrang. Tapi, tahukah Anda, kalau sesungguhnya nama asli kompleks candi ini di masa lalu yaitu Siwagrha? Siwagrha yaitu bhs Sanskerta yang memiliki makna “Rumah Siwa”.

Tetapi, walau dipersembahkan untuk ke-3 dewa itu. Tetaplah lebih diprioritaskan dalam candi ini yaitu dewa Siwa. Bsa diliat dari arca Siwa setinggi tiga mtr. didalam Prambanan yang lebih dari arca yang lain..

Kompleks candi Hindu ini ada di Bokoharjo, Kec. Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah. Menurut histori Candi Prambanan awalannya dibuat pada era ke-9 Masehi. Tujuan dari dibuatnya candi ini tidak beda yaitu untuk dipersembahkan pada tiga dewa paling utama dalam agama Hindu. Yakni dewa Brahma (pencipta), dewa Wishnu (pemelihara) serta Siwa (pemusnah).

Misteri Cinta Dibalik Patung Roro Jonggrang, Candi Prambanan

Patung Roro Jonggrang di Candi Prambanan serta Legendanya 

Roro Jonggrang juga umum dimaksud dengan nama Lara Jonggrang, Loro Jonggrang. Rara Jonggrang yaitu satu patung yang berada di Candi Prambanan. Roro Jonggrang sendiri memiliki makna “gadis yang ramping”.

Legenda patung Roro Jonggrang di candi Prambanan sendiri yaitu cerita cinta seseorang pangeran bernama Bandung Bondowoso pada Putri Roro Jonggrang yang selesai tragis. Menurut narasi orang-orang setempat, di waktu dulu ada dua kerajaan di Jawa Tengah.

Yakni kerajaan Pengging yang subur serta makmur, kerajaan dikuasai oleh Prabu Damar Maya. Prabu Damar Maya ini mempunyai seseorang putra mahkota bernama Bandung Bondowoso. Bandung Bondowoso yaitu pangeran yang mempunyai pengetahuan sakti sekali lagi gagah perkasa.

Disamping itu di kerajaan Baka, di pimpin oleh seseorang raksasa pemakan manusia bernama Prabu Baka, ia dibantu oleh seseorang patih bernama Gupala. Kerajaan Baka mempunyai seseorang putri mahkota bernama Roro Jonggrang. Meskipun Roro Jonggrang yaitu putri seseorang raksasa, ia mempunyai kecantikan yang telah populer luas.

Pada ke-2 kerajaan ini sempat berlangsung persaingan perebutan kekuasaan. Kerajaan Baka di pimpin oleh Prabu Baka menyerang kerajaan Pengging yang pada akhirnya terjadi pertempuran. Raja kerajaan Pengging, yakni Prabu Damar Maya juga mengutus putranya untuk hentikan peperangan.

Saat Bandung Bondowoso melawan Prabu Baka dipeperangan. Karena kesaktiannya, Bandung Bondowoso sukses membunuh Prabu Baka.

Sedang patih kerajaan Baka, melarikan diri serta kembali pada kerajaan. Ia juga memberikan laporan kematian sang raja pada putri Roro Jonggrang, sang putri juga meratapi kepergian ayahnya.

Cerita Cinta yang Selesai Tragis 

Bersamaan berjalannya pertempuran, kerajaan Pengging sukses mengalahkan kerajaan Baka. Waktu Bandung Bondowoso menyerbu serta masuk ke Keraton Baka, ia berjumpa dengan Putri Roro Jonggrang. Waktu tersebut Bandung Bondowoso mulai terpikat juga akan kecantikan dari putri Roro Jonggrang.

Tapi sayangnya, cinta Bandung Bondowoso bertepuk samping tangan karna lamarannya yang tidak diterima oleh sang putri. Argumennya, karna Bandung Bondowoso sudah membunuh ayahnya serta sudah menjajah kerajaannya. Tapi, Bandung Bondowoso tidak segera menyerah, ia selalu memaksa serta membujuk sang putri untuk menikah dengannya.